Gambar di bawah ini bukanlah gambar matahari terbit, melainkan sebuah meteor yang terbakar di atmosfer sehingga menerangi daerah sekitarnya. (sumber)

Dari sumber yang sama juga diberitakan :
Kamis(20/11) malam waktu setempat di atas wilayah Saskatoon. Gulungan bola api ini semakin membesar dan bercahaya lebih terang sebelum hilang saat mendekati bumi.
Hildebrand mengaku Jumat (21/11) telah menerima sekitar 300 laporan e-mail dari beberapa saksi mata. Beberapa saksi mata di provinsi Alberta mengaku melihat paduan berbagai warna dari meteor yang jatuh ke bumi ini.
“Tadinya saya pikir kembang api,” kata Marcel Gobeil, seorang petani yang menjadi salah satu saksi mata. “Sebelumnya saya tak pernah melihat benda seperti itu dengan kilauan warna hijau dan biru yang kemudian berubah menjadi merah menyala. Gulungan bola api itu sangat besar.”
Sementara saksi mata lainnya, Shawn Mitchler sedang mengisi tangki mobilnya dengan bensin di Radisson saat ia melihat kilatan cahaya meteor selama 10 detik. “Jantung saya berdebar kencang karena saya tak mengenali benda tersebut. Benda itu menyerupai kembang api atau sebuah rudal yang sedang jatuh ke bumi,” akunya.
Sembilan hari kemudian para ilmuwan setempat yang berusaha keras mencari serpihan meteor melaporkan telah menemukan apa yang mereka cari-cari.
LLOYDMINSTER— Para ilmuwan mengklaim telah menemukan serpihan meteor yang bercahaya terang melintas di langit sebelum akhirnya jatuh di wilayah Kanada pada awal bulan ini.
Seperti dilaporkan AP, Sabtu (29/11), ilmuwan dari Universitas Calgary, Alan Hildebrand, dan seorang lulusannya Ellen Milley menemukan sejumlah serpihan meteor di dekat Battle River sepanjang daerah perbatasan Alberta-Saskatchewan, dekat kota Lloydminster akhir Kamis kemarin.
Mereka mengatakan, kemungkinan terdapat ribuan serpihan meteorit yang tercecer di daerah seluas 18 kilometer persegi yang tersebut merupakan wilayah dataran tandus dan tidak berpenghuni.
Penduduk di daerah Manitoba, Saskatchewan, dan Alberta sempat dibuat terpesona oleh fenomena benda langit bercahaya yang menerangi langit di tiga provinsi tersebut pada 20 November lalu. Saksi mata melaporkan mereka mendengar suara dentuman sonik yang bergemuruh dan kilatan yang menyala seterang matahari.
Hildebrand, yang juga bertugas memantau pemunculan meteor bersama Badan Antariksa Kanada, memperkirakan meteor tersebut dapat terlihat dari jarak sejauh 434 mil (698 kilometer) hingga ke wilayah Utara Amerika Serikat.
Sumber :
tribunkaltim.com(Serpihan Meteor Ditemukan di Kanada)
tribunkaltim.com(Meteor Raksasa Terangi Langit Kanada)
DIarsipkan di bawah: My Life | Ditandai: astronomi, bumi, internasional










hallo rizky abar pa kabar saya harap sehat ya, oh ya bagus banget tu photo emang itu nyata ya atau rekayasa photoshop hehehe….bisa aja kan kalau direkayasa…..eh back comment to my blog ok… this addreass : http://bambangsyahputra.com
thanks …
waaaaaaaaaaa….kok ga di indo aja yak jatuhnya
pengen liat,hehehehe
slama ini cuma liat di meteor garden
walah, ga nyambung aku
utk putrarangga :
wah mas, q bingung mau comment d mana…
mau q taruh d page yang membahas tentang anda, tapi koq ga ada fitur untuk tinggal comment…
utk Yeni :
klo d Indonesia bisa2 terjadi kebakaran hebat,
kan Indonesia penuh dengan hutan,
atau malahan bakalan terjadi tsunami
karena jatuh d lautan…
eh, untung gak ada korban jiwa ya…alhamdulillah… pengen jadi saksi mata ni..
Utk Yeni:
kalo mendarat di indonesia bisa gawat. kalo jatuh di perumahan gimana… mengingat pemukiman di indonesia tuh padat banget. kalo jatuh di sawah, ya kasian petaninya, udah ga dapet pupuk, masi ketiban meteor pula… paling asik ya kalo jatuh di gedung DPR, sekalian basmi tikus2 di sana… hehehe…
pernah sih lihat, sekali waktu… kaya ada bintang berekor gitu, sekitar jam 10 malam ke atas. tapi kalo sampe yg seterang itu, jujur belum pernah
santet kali tuh hehehe
utk sule :
mungkin juga y…
sampeyan kan ahline santer-menyantet, hehehe…
Thank’s bro atas jadwalnya…..
for; Yeni
meteor garden bentar lagi ditangain lou…
tunggu aja dirumah gue
Mang Buener tuch 0monganx Tya.
Assalamualaikum….weleh2…rupanya dunia memang tak selebar daun kelor…pas searching tentang meteor, eh malah ketemu blognya sampeyan mas….hehehehehehe
piye kabare mas..??? saiki kuliah nang ndi..???
jek iling aq to mas…???
__________________________________________________
waalaikumsalam…
wahwahwah, kolormu emang lebar??? hahaha…
y inget lah dod…
q alhmdllah sae2 mawon…
km???