Habiburrahman El shirazy Mau Bikin Film Lagi


Jumat 29 Februari 2008, Habiburrahman El Shirazy datang ke ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya) untuk mengisi sebuah seminar yang diadakan oleh JMMI (Jamaah Masjid Manarul Ilmi) ITS yang bertajuk Seminar Pegaulan Islam.

Tak kusangka berita tentang seminar ini telah menyebar luas se-Surabaya sehingga mendatangkan banyak peserta, bahkan sempat beberapa teman saya harus kecewa karena tiket telah habis terjual, namun beruntung bagi mereka sebelum acara dimulai panitia berinisiatif menambah tiket masuk sehingga mereka bisa ambil bagian dalam acara ini. Yang datang bukan hanya dari kalangan mahasiswa ITS saja, ada banyak peserta dari mahasiswa Unair dan tak sedikit siswa SMA datang untuk mengetahui pemikiran tentang pergaulan yang Islami dari seorang pengarang terkenal ini.

Isi materi sungguh menarik ditambah dengan cara penyampaian beliau yang tidak membosankan. Hingga akhirnya waktu menyudahi acara ini dengan ditutup dengan sesi tanya jawab. Ada banyak pertanyaan, namun ada satu pertanyaan yang membuat Kang Abik (sapaan akrab beliau) menceritakan tentang keinginannya di masa depan tentang salah satu bukunya.

Beliau merencanakan akan menjadikan bukunya yang berjudul “Ketika Cinta Bertasbih” sebuah film layar lebar. Yang menarik, beliau akan mengajak anggota LDI (Lembaga Dakwah Islam) di kampus untuk ikut ambil bagian dalam film ini. Tak tanggung-tanggung beliau menjanjikan dua peran utama bagi mereka yang lolos casting. Beliau langsung mengajukan permintaan kepada mas Yusuf (ketua JMMI ITS), yang memang sedang duduk di barisan paling depan, untuk menyiapkan 3 akhwat (cewek) dan 3 ikhwan (cowok) untuk mengikuti casting kelak. Dengan kriteria anggota LDI, pandai mengaji, dan beliau mengingatkan yang bisa bersaing dengan artis-artis sekarang, baik secara tampang maupun kemampuan berakting.

Anda tertarik dan masuk dalam kriteria beliau ??? hubungi saja ketua JMMI ITS yang bermarkas di masjid termegah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Tapi perlu diingatkan pula untuk jangan terlalu berharap, karena menurut Kang Abik proses penggarapannya insyaAllah baru akan di mulai akhir tahun ini.

Iklan

17 thoughts on “Habiburrahman El shirazy Mau Bikin Film Lagi

  1. Mengapa pemain pilem ayat ayat cinta tidak diambilkan dari ikhwan/akhwat yang bener-bener menjaga pergaulannya dan hijab? Karena jika diambilkan dari ikhwan/akhwat, tidak bisa beradegan tanpa jilbab ataupub bergandengan tangan antara suami istri (fahri dan aisyah) masak suami istru tidak pernah saling sentuh? kan ‘wagu’ benget…
    Saya khawatir jika ntar film ketika cinta bertasbih jadi dibuat, akan ada sesutu yang ‘wagu’ kayak yang saya tulis di atas

  2. dhyan berkata:

    ass.
    saya wanita berjilbab umur 19 thn .
    saya ingin sekali mengikuti casting film kedua yang akan dibuat dari novel kang abik .
    saya ingin dapat infornasi kapan dan dimana nya?
    kalau ada informasi tlng kabarkan saya ya ..
    thanks ..

  3. akbarindonesia berkata:

    mnurut yang saya tangkap ketika seminar,
    bang abik akan bekerja sama dengan LDK(Lembaga Dakwah Kampus), sehingga yang memperoleh informasi lebih lengkap dan yang berhak untuk memprosesnya adalah lembaga kajian Islam di masing-masing Kampus….
    semisal saya yang berada di ITS, LDK yang akan dihubungi adalah JMMI…
    coba anda hubungi LDK tempat anda menimba ilmu….

  4. nissa berkata:

    Kang abik, saya kenal kang abik waktu kang abik berkunjung ke sekolah saya di Husnul Khotimah Kuningan. Saya seneng banget kalo ternyata film Ayat-ayat Cinta memuaskan seperti novelnya. Sekarang saya mahasiswi di UPI bandung semester 2, saya baca novel Ayat-ayat cinta waktu saya kelas 1 SMA, yang bikin saya gereget filmnya itu publish terlalu lama dibandingkan publish novelnya.
    kalo Ketika Cinta Bertashbih mau di buat filmnya juga, jgn bikin gereget lg ya…
    mw ikut casting boleh??=D

  5. zakia berkata:

    assalamu’alaikum….
    saya wanita berjilbab juga…bukan mahasiswa ITS, bukan anggota LDI, mengaji pun tidak sepandai qiro’ah…. apakah mungkin saya jadi pemeran utama KCB???

  6. Hmmm….
    Komersialisasi agama.
    Lagi-lagi komersialisasi agama.

    Menurut saya, dakwah melalui film seperti itu sangat GEGABAH.
    Maunya dakwah, tapi jadi bingung sendiri tho?
    Ketika nanti Kang Abik memfilmkan novelnya (lagi), yang ada malah istilahnya ‘setengah ngaji setengah dugem’.
    Pembuatan film faktanya identik dengan ikhtilat.

    Kalo mo adegan pelukan suami istri, di dunia nyata kan sah2 aja.
    Tapi jadi bingung sendiri kalau sampai nanti pemerannya adalah aktivis dakwah (alias Akhi and Ukhti). Mo numbal ceritanyaaaa?

    Tapi nek nggawe model sing wis kadung dicap hedon–kayak fedi Nuril, dll yang di dunia nyata terlihat jauh dari agama, nutup aurat gak sempurna, cipika-cipiki semaunya, de el el–penonton yang terdiri dari Ikhawan-akhwat mencak2. Dibilang yang memerankan tidak pantas… soalnya bukan aktivis dakwah atau Hanif beneran…

    Saya cuma ingin mengingatkan saja.

    Sudah sering kita jumpai usaha2 membumbui agama dengan hal-hal yang bersifat ambigu. Abu-abu.

    Niat sih boleh bener. Tapi kalo caranya gak bener?? Percuma dong!

    Oke.
    Gak po-po yo Bar, aku kakehan ngecepret.

    Wngi awakmu tak sms gak mbales.. tak sopo pas acara HaKI gak nyahut…

    Salam buat Mas Pink aja yah? Hehehe…

  7. jayati berkata:

    Ass…

    kenapa castingnya hanya diadakan di ITS aja ya ??? apa di jakarta nggak ada sama sekali ? mohon infonya yaaaah 🙂

    Wass…

  8. annisa berkata:

    saya annisa..
    saya muslimah..
    saya pengen ikut casting untuk film ketika cinta bertasbih..
    tapi saya tidak berjilbab..
    apa boleh..??
    bgmn caranya..?

  9. akbarindonesia berkata:

    waalaikumsalam…

    insyaAllah bang Abik ga hanya nggandeng ITS saja, namun juga mengajak saudara-saudara dari lembaga dakwah kampus(LDK) yang berada di universitas lain…
    namun ada beberapa kriteria yang ditekankan oleh kang Abik, mnurut yang saya tau adalah mereka yang rajin dalam kegiatan kajian dan juga fasyih dalam mengaji Al-Quran…
    seandainya anda memenuhi kriteria tersebut dan anda tertarik untuk mengambil kesempatan ini silakan anda hubungi LDK universitas anda….
    seandainya anda belum memenuhi kriteria tersebut,silakan anda tingkatkan kualitas anda di kriteria tersebut…
    tapi mohon yang ikhlas ya, jangan karena cuma ingin ikut casting saja….
    wass….

  10. rifa berkata:

    weala mas, gene hari cari yg tanpa embel2 yo susah! bukannya gak ada yg ikhlas, cuma pasti ada motivasi lain tuh… kalo org pada pengen ikutan casting pasti karena pengen terkenal, ujung2nya cari duit! kok saya lebih sepakat sama komen the ARTwork ya? komersialisasi agama!
    kalo menyangkut agama kudu lebih hati2, jangan ngakunya tujuan dakwah, tapi justru mempermalukan agama itu sendiri… udah, bisnis sama agama jangan dicampur aduk, bikin bias aja…

  11. Yulia A. berkata:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Ana pengen ikutan casting film ketika cinta bertasbih&ana jg udah kirim biodata lengkap ke PH SinemaArt. Alhamdulillah sudah dari kelas 5 MIN ana belajar pake jilbab&smp sekarang pun alhamdulillah masih istiqomah dlm berhijab.Alhamdulillah ana jg bisa baca Al-qur’anul karim…….
    Mudah2an ana bisa ikut dicasting&bisa telibat dalam pembuatan tersebut…
    amin….

  12. thika berkata:

    ass. mas rizki akbar maulana..

    saya female 23 th, alhamdulillah bisa baca al-Quran tp mungkin tdk semerdu mereka, wajah.. saya bersyukur karena Allah memberikan wajah yang sempurna,saya tidak memakai jilbab (apa tetap bisa minimal ikut casting) saya hanya ingin mencoba apakah saya bisa berakting..jujur saya ingin ikut berkecimpung dalam film2 islam, saya suka dengan film2 karya Deddy Mizwar,Ust.Yusuf M dan Habiburrahman El Shirazy ( lebih senang jika ikut dilibatkan di belakang layar juga)

    note : boleh balas comment ku ga ke Blue_Stars84@yahoo.com

    terimakasih
    wss

  13. Egan berkata:

    Selamat pagi
    Saya juga mau ikutan casting. Katanya pencarian pemainnya bakalan sampe ke makassar, apa benar begitu mas ?
    saya tau hukum-hukum tajwid dan insyaAllah mengaji saya juga fasih. saya serig ikut pengajian dan kajian – kajian islami di komp sekitar rumah saya. Dan saya juga lulusan dari sekolah islam ( Madrasah ), jadi pengetahuan saya tentang agama islam, bisa terhitung lumayan. Dan mungkin akan saya tambah lagi pengetahuan saya sesuai dengan yang diperlukan dalam film. Saya juga pemain teater di sekolah, jadi alhamdulillah taulah tentang acting.
    kalo misalnya tidak ada casting di makassar, bagaimana saya harus ikutan casting? Dan bagaimana mas abik tau kemampuan saya tentang mengaji dan acting?
    Mohon ditanggapi, karena saya sangat mendukung sekali gendre film-film religius Dan ingin terlibat langsung di dalamnya…
    saya butuh infonya,
    Insya Allah mas abik ikhlas dan saya juga ikhlas
    Amin

    Egan – makassar

  14. nurul berkata:

    ckckck….

    cuma kasi info… banyak yg respon ia…

    smoga dimudahkan UAS genapnya……

    🙂

  15. uhm..Semoga pemerannya dapat memaknai filmnya sesuai dengan kehidupan pribadi mereka tidak hanya di depan layar saja, (Ex: pemeran Aisyah di film Ayat-Ayat Cinta) jadinya kan percuma, tidak bisa dijadikan ikon yang baik. Sukses buat kang Abik untuk pembuatan filmnya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s