Ayam Kampus Bertelor Dimana-mana


Suatu pagi aku sempet membaca sebuah surat kabar. Di dalamnya dibahas sebuah kisah nyata tentang kehidupan ganda seorang mahasiswi yang benar-benar berbeda antara kehidupan siang dan malamnya. Ketika matahari muncul untung memberikan cahayanya, sang mahasiswi bertindak selayaknya mahasiswi di kampus-kampus. Belajar menuntut ilmu agar mudah dalam mencapai sebuah tujuan yang mulia.

Namun ketika senja mulai lenyap dan tergantikan suasana malam yang gelap, dia langsung berubah dari seorang gadis baik-baik yang bertindak tanduk sewajarnya pelajar, menjadi seseorang yang mampu “menghidupkan” suasana malam yang tenang menjadi suasana yang gaduh karena girangnya orang-orang yang melihat kemolekan tubuhnya.

Berselang beberapa hari di sebuah stasiun televisi swasta, juga dibahas sebuah kebiasan gadis SMA kota kembang yang suka berhura-hura. Dari kebiasaan itu mereka melakukan berbagai cara untuk memenuhi hawa nafsu mereka dalam berbelanja dan berfoya-foya. Salah satu jalan yang mereka tempuh adalah dengan menjadi ayam abu-abu. Sebuah pilihan yang memberikan mereka sebuah kelapangan untuk mencapai kebahagiaan masa kini tanpa memikirkan kebahagiaan masa depan yang abadi.

Sebuah jalan yang akan menjerumuskan jalan pelajar-pelajar dari dunia edukasi, menuju dunia gemerlap yang penuh dengan kesenangan sesaat. Mereka yang seharusnya nantinya dapat membawa Indonesia menuju ke kejayaan, justru sekarang dalam keadaan sekarat menyelamatkan diri mereka dari jurang kenistaan.

Wahai Pemuda……….
Di tanganmulah masa depan bangsamu berada…..
Jangan sia-siakan hidupmu hanya demi kesenganan yang semu……..

12 thoughts on “Ayam Kampus Bertelor Dimana-mana

  1. Ikut prihatin😦
    aku yang udah lebih 2 taun tinggal di kota kembang ini
    sering ngeliat cewek2 yang masi pake sragam (bahkan ga cuma abu2,sragam biru pun juga),udah kayak hal yang ga tabu lagi nongkrong dipinggir jalan sambil mengisap rokok…
    Piuuuuhhhh!
    Apa coba yg ada dkepala mereka?!!

  2. akbarindonesia berkata:

    utk rez@RT-the Huns- :
    y iku lah…
    dah jadi tugas kita mencari keberadaannya di kampus kita,,,
    klo perlu qta undang pawangnya dari dinas peternakan…

    utk Yeni :
    pertanyaan yang cukup sulit…
    mungkin kalo pertanyaannya diganti
    “Apa coba yang ada dimulut mereka?!!”
    mungkin q bisa jawab
    “bau rokok,,,,ga enak,,,”

  3. Assalamualaikum.

    Itulah akibatnya apabila para pemuda tidak memiliki ilmu agama yang cukup sebagai bekal kehidupan mereka, sehingga mereka lebih mementingkan hawa nafsu mereka sendiri daripada mencapai tujuan hidup mereka yang sebenarnya, yaitu meraih ridha dari Allah SWT.

    Seharusnya kita semua melihat situasi dan kondisi dunia sekarang ini, di saat banyak yang menderita akibat keserakahan manusia dan diterapkannya sistem yang rusak.

    Wahai para pemuda!
    Renungkanlah dan ketahuilah, bahwa kita adalah para penerus bangsa, yang akan menggantikan generasi sebelumnya yang akan tiada.
    Apakah yang akan kita lakukan untuk menyikapi hal ini?
    Membiarkannya seperti sekarang ini, dengan berpangku tangan dan tenggelam dalam kenikmatan duniawi yang sesaat?
    Ataukah merubahnya menjadi lebih baik, dengan bertakwa dan menegakkan syariah hanya untuk meraih ridha dari Allah SWT?

    Ingatlah wahai pemuda…
    maut tidak akan memilih…
    saat ia akan datang padamu…
    perbuatanmu akan menentukan…
    kemanakah engkau akan melangkah…
    persiapkan bekal sebelum dia datang…
    atau rasakanlah tajamnya tebasan sang waktu…
    renungkanlah untuk apa cinta yang telah diberikan…
    semoga cahaya senantiasa membimbingmu kembali kepada-Nya…

  4. yo seperti kata seseorang…
    usaha paling gampang dan menyenangkan,,,beternak ayam kampus…iso incip-incip..

    wkwkaakakakk… :))

  5. hmmm….makane kmaren denger berita di tipi kalo di surabaya banyak di temukan telor palsu

    ternya telornya ayam kampus to

    hehehehe…

  6. 4kitsuki berkata:

    Weh bar, jaremu iku kesenangan sesaat… wes tau jajal durung?? ketagihan ngko malahan… wakakakakakakak…

    NB: Astaghfirullah…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s