PBB Mandul Terhadap Masalah Krisis Palestina-Israel


Kesalahan LBB (Liga Bangsa-Bangsa, persatuan bangsa seluruh dunia sebelum PBB) di ulangi oleh PBB. PBB tidak mampu menjalankan amanah untuk membangun dunia yang aman dan tenteram bagi seluruh bangsa tanpa memihak kepada salah satu bangsa.

Setelah dibuat mandul dengan gagalnya PBB dalam membuat keputusan yang tegas terhadap konflik yang terjadi antara Palestina dan Israel karena veto Amerika Serikat, kali ini tidak adanya tindakan nyata atas serangan rudal Israel ke sebuah sekolah milik PBB.

Sebelumnya para warga Palestina menjadikan sekolah PBB tersebut sebagai tempat berlindung untuk menghindari serangan berdarah. Yang terjadi malah sebaliknya. Menurut sebuah sumber, seorang pejabat PBB yang bermarkas di Gaza mengeluarkan sebuah statement :

“Tak ada tempat aman di Gaza. Semua orang merasa ketakutan di sini,” kata John Ging, pejabat PBB yang bermarkas di Gaza. Ging menyalahkan komunitas internasional yang masih saja berdiam diri membiarkan penyerbuan oleh pasukan Israel.

“Saya mengimbau semua pemimpin politik di sini, di Timur Tengah, dan di seluruh dunia agar segera bertindak bersama mengatasi semua ini,” kata Ging.

Lihatlah, betapa lemahnya PBB. Seorang pejabat PBB saja telah menyalahkan “komunitas internasional”, seharusnya komunitas internasional yang paling kuat untuk mengatasi masalah ini adalah PBB. Untuk melindungi sebuah bangunan mereka saja mereka tidak mampu, apalagi melindungi dunia dari mereka yang menyukai peperangan.

Dalam serangan itu dilaporkan 42 warga sipil telah menjadi korban kebiadaban Israel yang menuduh Hamas telah menjadikan warga sipil sebagai tameng. Apakah warga yang berlindung di bawah PBB bisa dijadikan sebuah tameng oleh Hamas ? (sumber)

Senada dengan Mr. Ging, Menteri Luar Negeri Indonesia, Nur Hassan Wirajuda, dalam sebuah jumpa pers mengatakan

Dia menjelaskan, melalui GNB, upaya untuk mendesak sidang darurat majelis sangat mungkin terealisasi. Sebab, kekuatan GNB dalam PBB sudah menjadi mayoritas. Di antara 192 negara dalam PBB, anggota GNB mencapai 117 negara. ”Kami yakin akan ada dukungan dari negara di luar GNB,” lanjut dia.

Mengapa tidak melalui DK PBB? Hassan menjelaskan, dengan agresi Israel yang begitu gencar, DK PBB sampai saat ini belum memutuskan apa pun. Walaupun akan ada sidang DK PBB, tak ada jaminan hal itu bakal terealisasi. ”Kami skeptis karena itu bukan keterangan resmi dari presiden DK PBB,” ujarnya.

Dia menyebutkan, DK PBB sudah dua kali bersidang setelah Israel melancarkan agresi ke Gaza. Tapi, tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan. ”Sementara itu, Israel terus melancarkan serangan darat. Saat ini, lebih dari 500 orang menjadi korban. Dunia tidak bisa membiarkan kebiadaban ini terus berlangsung,” tegasnya.

Hassan mengungkapkan, pada 2006, hal serupa terjadi di Lebanon Selatan. Lebih dari 30 hari DK PBB tidak berbuat apa-apa. ”Saat itu, kita belum menjadi anggota DK. Kita sesalkan negara-negara Arab dan OKI juga tidak berbuat apa-apa,” ungkapnya. (sumber)

Siapa lagi yang tidak percaya PBB ??? anda ??? kalau saya tentu saja iya


Iklan

8 thoughts on “PBB Mandul Terhadap Masalah Krisis Palestina-Israel

  1. Nah,ini kabar teraneh yg aku denger
    padahal Israel sendiri menyatakan bahwa tempat pengungsian di sekolah milik PBB ini dinyatakan aman dari serangan,
    tapi kok ujung2nya jd sasaran juga
    padahal Israel juga tau yg ngungsi ditempat ini adalah anak2 dan wanita
    bener2 Israel ga punya hati nurani

  2. akbarindonesia berkata:

    utk yeni :
    ada kabar yang lebih aneh lagi,
    “Pasukan Israel menembak temannya sendiri”
    ini baru aq baca malam di koran jawa pos waktu cari makan…

    utk Subhi :
    menurutq lebih tepat bonekanya…
    tapi bangsa laknatullah itu benar2 pintar memancing para warga agar mengungsi ke sekolah PBB trus setelah kumpul banyak mereka menembakkan rudal ke skolahan itu…
    kepintaran yang membawa bencana bagi orang lain…

  3. ntar..ntar…
    ada yang lebih aneh lagi
    kok udah beberapa postingan orang
    tiap aku komen, pasti dibawahku subhi
    walah, ngikuti aku jangan2 anak itu
    hahahahaha….

  4. Masalah persengketaan tanah antara warga Muslim & Yahudi di Pelestin bermula pada saat Daulah Khilafah Usmaniyah di Turki mengalami kehancuran akibat propaganda kafir Barat.
    Hal tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Teodhore Hertz dkk yang menghasut warga Yahudi agar menguasai tanah Palestin.
    Cara paling efektif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah mengembalikan hak pengelolaan tanah tersebut kepada pemilik terakhir yang sah, yaitu Daulah Khilafah.
    Tanah Palestin adalah tanah wakaf yang diserahkan secara ikhlas dari pemilik sebelumnya kepada Khalifah Umar ra. & kemudian dibebaskan kembali dari tangan penjajah oleh Khalifah Muhammad al Fatih.
    Bisa saja saudara Muslim kita di Pelestin lari & mengungsi ke negara lain agar selamat, namun hal itu tidak mereka lakukan, karena mereka telah bersumpah untuk merelakan jiwa mereka guna melindungi tanah wakaf milik Daulah Khilafah, hingga Daulah Khilafah bangkit kembali.
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, relakah kalian berlama-lama membiarkan penderitaan saudara muslim kita di Palestin terus berlarut-larut?
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, marilah kita tegakkan Khilafah sekarang juga!
    Agar Saudara kita, baik umat Muslim maupun Yahudi, dapat kembali berdamai seperti sedia kala!
    Agar berbagai masalah yang melanda kita saat ini dapat teratasi!
    Dan yang terpenting, agar hukum Allah dapat ditegakkan kembali di muka bumi ini!

  5. awi kotarumalos berkata:

    dari permasalahan di atas masing2 ada kepenting..
    ada aktor amerika yang berperan di israel dan juga palestina…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s