Sambang ke Guru SD


Entah kenapa, kakakku yang baru saja pulang dari Malang tiba-tiba mengajakku sambang (mengunjungi) ke guru SD kami. Sekolah dasarku dan kakakku sama, dan berhubung usia kami terpaut 3 tahun, jadi mayoritas guruku adalah juga guru kakakku.

Yang paling semangat adalah kakakku. Dia mencari alamat guruku yang sudah pindah beberapa kali ke beberapa tempat. Hingga akhirnya diketahui bahwa sekarang guruku yang bernama Pak Warno sekarang sudah pindah mengajar di SMP Negeri 12 Surabaya. Hari sabtu merupakan hari libur sekolah, tapi beruntung sekali kami mendapati alamat Pak Warno dari penjaga sekolah yang memang tidak libur di hari itu.

Rencananya sih yang berangkat ke sana hanya kami berdua dan ditambah lagi seorang teman kakakku. Tapi secara tak terduga yang datang di tempat berkumpul adalah sekitar 11 orang, mayoritas dari angkatan kakakku. Dikurangi satu orang karena ada acara keluarga, kahirnya kami berangkat dengan 10 orang. Berangkat dengan sebuah mobil Toyota Avanza, kami mulai menuju ke rumah Pak Warno di daerah Pepelegi, Sidoarjo.

Kesempitan dan kepanasan menjadi teman kami selama perjalanan yang melalui Jalan Ahmad Yani yang terkenal macet. Tapi syukur Alhamdulillah selama perjalanan kami tidak menemui kendala yang berarti. Sebelum sampai di sana kami mampir dulu ke Holland Bakery untuk beli oleh-oleh.

Sesampainya di sana kami langsung mendapat sambutan hangat, ga terlalu dingin juga ga terlalu panas pokoknya passs. Di sebuah rumah yang tidak terlalu besar kami dipersilakan masuk dan obrolan pun mengalir begitu lancar karena Pak Warno masih sangat mengenal kami bahkan dengan kebiasaan kami dahulu. Kebiasaan yang cukup menarik untuk dibicarakan kembali.

Setelah mengunjungi Pak Warno, agenda kami selanjutnya adalah mengunjungi rumah Pak Anuf, guru yang juga ikut berjasa dalam pendidikan SD kami dahulu. Dan ternyata, rumah Pak Anuf berada di sebelah rumah Pak Warno. Beliau-beliau ini adalah contoh sebuah persahabatan yang baik. Dimulai dari ketika mengajar di SD Muhammadiyah 6 Surabaya (setahu saya…hehehe…) dengan tinggal di sebuah rumah kontrakan bersama-sama, hingga sekarang yang telah terpisah karena mengajar di tempat yang berbeda-beda namun urusan tempat tinggal…hmmm…walaupun ga lagi satu rumah, kan sudah punya keluarga dewe-dewe. Tetaplah minimal bersebelahan.

Tapi sayang,,,Saat itu Pak Anuf sedang keluar kota…Terpaksa hanya titip salam aja melalui Pak Warno…

3 thoughts on “Sambang ke Guru SD

  1. Wah, senangnya masih ada mahasiswa yang inget ama guru SD-nya… ^^

    Aku juga pernah sekali pas udah kuliah berkunjung ke rumah guru SD-ku. Pas lebaran tahun 2007 kalo ga salah. Udah lama banget….😀

    *kok jadi kangen ma temen SD yo?*

  2. akbarindonesia berkata:

    @ asop :
    luwih seneng maneh nek ono koncone sing ngancani sambang nang guru SD…
    nek dewean,,,lak ga asik….

  3. Saya juga pernah kepikiran buat mendatangi guru SD SMP ato SMA jika sudah sukses dikemudaian hari, sebagai tanda kita berterima kasih dan menghargai mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s