Penipuan Berkedok Sumbangan

Uang pada awalnnya dibuat untuk dijadikan alat bantu pertukaran barang. Namun zaman sekarang, uang menjadi sebuah momok kehidupan. Orang berlomba-lomba mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya dengan dalih untuk mempertahankan hidup. Hidup siapa yang dijadikan alasan? Adalah hidup pribadi masing-masing.

Alasan inilah yang menjadi dasar orang yang tidak tahu diri untuk menggemukkan pundi-pundi pribadi tanpa memikirkan asal-muasal uang tersebut. Tanpa memikirkan siapa saja yang telah mereka manfaatkan. Tanpa memikirkan akibatnya berapa banyak orang yang dirugikan. Tanpa memikirkan seberapa besar akibat yang mungkin timbul di kemudian hari.

Hal ini sudah lama saya ketahui dari teman-teman saya namun dasar memang saya orangnya keras kepala, kalau tidak mengalami sendiri saya tidak akan percaya. Namun hari ini mata saya benar-benar dibuka oleh Allah SWT. Saya mengalami sendiri sebuah penipuan yang dilakukan orang dengan kedok sumbangan untuk sebuah yayasan di daerah Madura, nama yayasannya adalah Yayasan Miftahul Huda. Dengan dalih sedang membangun sebuah masjid, maka pengurusnya memerlukan sumbangan dari muslimin yang ada di Surabaya dan sekitarnya. Orang tersebut juga dilengkapi sebuah surat permohonan sumbangan dari yayasan tersebut.

Pada awalnya saya sudah curiga, maka saya sempatkan diri untuk menanyakan nomor telepon yayasan. Dengan nada sedikit takut Baca lebih lanjut

Kisah Panjang Kota Suci Yerusalem

Yerusalem, kota suci bagi 3 agama dengan jumlah penganut terbesar di dunia. Kota yang saat ini diperebutkan statusnya kepemilikannya oleh beberapa negara hingga menimbulkan konflik berkepanjangan antar negara yang memperebutkannya, ternyata jauh sebelum sekarang telah mengalami banyak peperangan dan pergantian kekeuasaan. Baik mereka yang beragama Islam, Kristen, maupun Yahudi. Baca lebih lanjut

7 Things Your Boss Will Hate You

1. Miss Telat
Bahkan bila atasan Anda tergolong ‘manusia karet’ pun, ia tak bakal suka bila bawahannya terlambat. Anda tak hanya dianggap tak bisa me-manage waktu, juga tidak menghargainya. 

2. Kurang inisiatif
Dalam segala hal selalu butuh petunjuk. Seperti robot, tak pernah melakukan sesuatu atas inisiatif sendiri. Di mata atasan Anda terlihat malas, tergantung, atau justru bodoh.

3. Terlalu berinisiatif
Ini sama berbahayanya dengan kondisi di atas. Kebalikannya, Baca lebih lanjut

Ayam Kampus Bertelor Dimana-mana

Suatu pagi aku sempet membaca sebuah surat kabar. Di dalamnya dibahas sebuah kisah nyata tentang kehidupan ganda seorang mahasiswi yang benar-benar berbeda antara kehidupan siang dan malamnya. Ketika matahari muncul untung memberikan cahayanya, sang mahasiswi bertindak selayaknya mahasiswi di kampus-kampus. Belajar menuntut ilmu agar mudah dalam mencapai sebuah tujuan yang mulia.

Namun ketika senja mulai lenyap dan tergantikan suasana malam yang gelap, dia langsung berubah dari seorang gadis baik-baik yang bertindak tanduk sewajarnya pelajar, menjadi seseorang yang mampu “menghidupkan” suasana malam yang tenang menjadi suasana yang gaduh karena girangnya orang-orang yang melihat kemolekan tubuhnya.

Berselang beberapa hari di sebuah Baca lebih lanjut