Penipuan Berkedok Sumbangan

Uang pada awalnnya dibuat untuk dijadikan alat bantu pertukaran barang. Namun zaman sekarang, uang menjadi sebuah momok kehidupan. Orang berlomba-lomba mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya dengan dalih untuk mempertahankan hidup. Hidup siapa yang dijadikan alasan? Adalah hidup pribadi masing-masing.

Alasan inilah yang menjadi dasar orang yang tidak tahu diri untuk menggemukkan pundi-pundi pribadi tanpa memikirkan asal-muasal uang tersebut. Tanpa memikirkan siapa saja yang telah mereka manfaatkan. Tanpa memikirkan akibatnya berapa banyak orang yang dirugikan. Tanpa memikirkan seberapa besar akibat yang mungkin timbul di kemudian hari.

Hal ini sudah lama saya ketahui dari teman-teman saya namun dasar memang saya orangnya keras kepala, kalau tidak mengalami sendiri saya tidak akan percaya. Namun hari ini mata saya benar-benar dibuka oleh Allah SWT. Saya mengalami sendiri sebuah penipuan yang dilakukan orang dengan kedok sumbangan untuk sebuah yayasan di daerah Madura, nama yayasannya adalah Yayasan Miftahul Huda. Dengan dalih sedang membangun sebuah masjid, maka pengurusnya memerlukan sumbangan dari muslimin yang ada di Surabaya dan sekitarnya. Orang tersebut juga dilengkapi sebuah surat permohonan sumbangan dari yayasan tersebut.

Pada awalnya saya sudah curiga, maka saya sempatkan diri untuk menanyakan nomor telepon yayasan. Dengan nada sedikit takut Baca lebih lanjut

Jangan Menyerah oleh D’Masiv (Lirik dan Kontroversi)

Jangan Menyerah, sebuah judul lagu yang memiliki lantunan lagu santai namun memiliki lirik yang cukup bermakna. Saya sangat suka dengan lagu ini, karena liriknya dapat memberikan sebuah penyemangat hidup bagi diri sendiri agar tidak mudah berputus asa ketika menghadapi berbagai permasalahan hidup.

Lirik :

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti per Baca lebih lanjut

Talk Show : “Mengurai Benang Kusut Pergaulan Pemuda” (by SITC)

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, SITC (Studi Islam Teknik Computer-informatika) ITS tahun ini mempersembahkan sebuah acara besar yang bernama Parade SITC 2009. Sebagai acara pamungkas kali ini para panitia mengadakan sebuah seminar dengan konsep semi talk show untuk menghapus kesan membosankan yang sering melanda para peserta seminar.

Masa Persiapan

Setelah memperhatikan problematika umat di sekitar, akhirnya ditemukan sebuah judul yang sangat-sangat cocok untuk diperbincangkan yakni “Mengurai Benang Kusut Pergaulan Pemuda“. Selain menentukan sebuah judul yang menarik untuk dibahas, para panitia juga mengundang para pembicara yang tergolong sebagai pakar di bidang ini.

Akhirnya perhatian panitia tertuju pada dua penulis, yang pertama adalah seorang penulis asal Yogyakarta yang sudah menulis banyak buku, diantaranya :

  • Agar Bidadari Cemburu Padamu
  • Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan

beliau adalah Salim Akhukum Fillah. Selain itu dalam seminar ini juga hadir seorang pembicara yang sudah sangat berpengalaman dalam mengatasi masalah pergaulan para pemuda karena beliau adalah pemilik sekaligus pengurus Kafe Curhat di Kediri.

Untuk lebih memeriahkan acara, talk show ini dimoderatori seorang dosen muda Teknik Informatika yang sudah sangat berpengalaman, beliau adalah Hadziq Fabroyir. Ketika beliau masih mahasiswa beliau adalah salah satu mahasiswa teladan, bahkan beliau adalah Mawapres (Mahasiswa Berprestasi) ITS ’06 dan lulus dengan predikat cumlaude.

Saat Berlangsungnya Talk Show

Untuk mengantisipasi membludaknya Baca lebih lanjut

Kempas

Penyakit iseng tiba-tiba kambuh dari otakku. Coba-coba googling (searching using google search) dengan keyword “kempas”, eh malah yang keluar “CV. Bla bla bla menjual kayu kempas”. Sontak aku dan tomat alias agung langsung ketawa cekikikan di lab IBS.

Pikirku “Ada aja orang menjual kayu yang penuh dengan kempas. Lewat media internet lagi.”

Kempas yang membuat aku dan si agung terpingkal-pingkal adalah istilah plesetan dari s**pak (maaf d sensor sedikit), yang dalam Bahasa Indonesia berarti celana dalam.

Setelah dibaca dengan seksama, ternyata kempas yang dimaksud adalah satu jenis pohon yang batangnya cukup kuat untuk dijadikan bahan industri. Pencarian dilanjutkan untuk mengetahui tentang pohon yang berhasil membuat perutku terkocok-kocok ini. Beberapa kali mampir ke wikipedia, trus juga mampir ke web yang menjelaskan tentang beberapa jenis kayu industri.

Searching masih tetap dilanjutkan, kali ini ketemunya adalah “sungai kempas” yang terletak di Malaysia. Aq cuma senyum, pikirku “mungkin karena menggunakan bahasa yang sedikit berbeda, warga di sana tidak terlalu tahu tentang istilah kempas di Indonesia.”

Belum puas dengan pencarian kali ketemu hasil pencarian yang bener-bener buat kita berdua ketawa sampe-sampe suaranya si tomat kedengeran di lab sebelah, yaitu sebuah alamat rumah yang sedang dikontrakkan. Bahasa yang digunakan dalam iklan itu jelas menggunakan Bahasa Indonesia.

Ternyata istilah kempas yang saya pahami sebelumnya belum tentu diketahui oleh orang lain, bahkan oleh orang yang sama-sama menggunakan Bahasa Indonesia.

ckckck…

PBB Mandul Terhadap Masalah Krisis Palestina-Israel

Kesalahan LBB (Liga Bangsa-Bangsa, persatuan bangsa seluruh dunia sebelum PBB) di ulangi oleh PBB. PBB tidak mampu menjalankan amanah untuk membangun dunia yang aman dan tenteram bagi seluruh bangsa tanpa memihak kepada salah satu bangsa.

Setelah dibuat mandul dengan gagalnya PBB dalam membuat keputusan yang tegas terhadap konflik yang terjadi antara Palestina dan Israel karena veto Amerika Serikat, kali ini tidak adanya tindakan nyata atas serangan rudal Israel ke sebuah sekolah milik PBB.

Sebelumnya para warga Palestina menjadikan sekolah PBB tersebut sebagai tempat berlindung untuk menghindari serangan berdarah. Yang terjadi malah sebaliknya. Menurut sebuah sumber, seorang pejabat PBB yang bermarkas di Gaza mengeluarkan sebuah statement :

“Tak ada tempat aman di Gaza. Semua orang merasa ketakutan di sini,” kata John Ging, pejabat PBB yang bermarkas di Gaza. Ging menyalahkan Baca lebih lanjut

Foto Ulah Israel Laknatullah

Aku tidak bisa mengutarakan banyak kata ketika aku menulis ini. Aku hanya bisa bersedih, mencaci, dan mengutuk ulah-ulah Israel Laknatullah kepada warga Palestina selama beberapa hari terakhir.

Di bawah ini ada beberapa gambar akibat dari serangan besar-besaran tentara Israel Laknatullah.

Bagi anda yang tidak sanggup melihat gambar-gambar sadis sebaiknya jangan melanjutkan.

Baca lebih lanjut

Bantuan Untuk Warga Palestina

Saat ini warga Palestina benar-benar sedang menderita karena telah digempur mati-matian oleh tentara Israel Laknatullah selama beberapa hari terakhir. Sebagai sesama manusia sudah seharusnya kita menolong mereka. Sebuah organisasi sosial bernama MER-C bersedia menyalurkan bantuan kepada warga Palestina yang memerlukan bantuan. Anda bisa menyalurkan dana bantuan ke nomor rekening :

BCA cab Kwitang: No. Rek. 686.0153678
BSM cab. Kramat: No. Rek. 009.0121.773
(a.n. Medical Emergency Rescue Committee)

BMI cab. Arthaloka: No. Rek. 301.00521.15 (a.n. MER-C)

Kirimkan bukti transfer via fax ke 021-3159256 atau email ke merc@indosat.net.idAlamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
<!–
document.write( ‘</’ );
document.write( ‘span>’ );
//–>
dengan mencantumkan nama, alamat lengkap dan nomor telepon agar kami dapat mengirimkan bukti tanda terima dana kepada Anda.

sumber (MER-C)

Atau bisa juga melalui SMS ke 7505 dengan format
ketik : MERC(spasi)PEDULI

Sejak tanggal 29 Desember 2008 setiap sms bernilai Rp 5000 untuk kemudian disalurkan kepada warga Palestina yang benar-benar sedang membutuhkan.

sumber(MER-C)